Home / Nusantara / Politik

Selasa, 4 Oktober 2022 - 08:05 WIB

Teuku Riefky Harsya Minta Moeldoko Berhenti Ganggu Demokrat

ACEHZONE.COM| JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya meminta Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko berhenti berupaya merebut kepemimpinan Partai Demokrat yang sah.

Hal itu disampaikan menanggapi ditolaknya kasasi Moeldoko oleh Mahkamah Agung (MA) terkait keputusan Menteri Hukum dan HAM yang menolak hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang.

“Semoga memberi kesadaran kepada kubu Moeldoko, berhentilah mengganggu demokrasi Indonesia,” ujar Riefky dalam keterangannya, Senin (3/10).

Ia menyampaikan, penolakan kasasi itu menunjukan kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sah secara hukum dan diakui negara. Riefky menilai upaya mempertahankan kedaulatan Partai Demokrat tak lepas dari kerja bersama dan soliditas para kader.

“Soliditas dan loyalitas kader terbukti menjadi kunci utama mempertahankan kedaulatan partai. Ini harus menjadi modal dasar menjemput kemenangan di (Pemilu) 2024,” sebut dia.

Baca Juga :  Dokter Ingatkan Permainan Lato-lato Bukan untuk Balita

Ia menjelaskan penolakan kasasi MA atas gugatan Moeldoko menunjukan Partai Demokrat menang telak atas gangguan dari pihak eksternal. Sebab sejak 2021, kubu Moeldoko telah berupaya mengajukan 16 gugatan hukum.

“Mulai dari ditolak di Menkumham, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Pengadilan Tinggi Jakarta, PTUN Jakarta, PTTUN, permohonan judicial review sampai puncaknya di Mahkamah Agung,” ungkapnya.

Terakhir Riefky menyampaikan, putusan MA ini telah menutup pintu upaya hukum kubu Moeldoko untuk mengganggu soliditas Partai Demokrat.

“Dengan keluarnya putusan berkekuatan hukum tetap dari MA, ini berarti seluruh persoalan hukum di Partai Demokrat telah selesai,” tandasnya.

Moeldoko sebelumnya menggugat Menkumham Yasonna Laoly dan Ketua Umum Partai Demokrat AHY. Moeldoko meminta MA mencabut Surat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.HH.UM.01.10-47 yang menolak hasil KLB Deli Serdang.

Baca Juga :  Pemenang Penghargaan Jurnalistik JMSI 2022

Tak hanya itu, ia juga meminta agar perubahan AD/ART dan perubahan susunan kepengurusan Partai Demokrat 2021-2025 hasil KLB Deli Serdang disahkan. Namun MA menolak pengajuan kasasi itu pada Kamis pekan lalu.

KLB Deli Serdang itu berlangsung 5 Maret 2021 dan diinisiasi oleh sejumlah kader Partai Demokrat yang mengaku tak puas dengan kepemimpinan AHY. Dalam KLB tersebut para kader sepakat memilih Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Acehzone.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Acehzone.com”, caranya klik link https://t.me/acehzone, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Share :

Baca Juga

Forum PRB Aceh, Adakan Lokakarya Peningkatan SDM dan Revitalisasi Acehzone.com

Nusantara

Forum PRB Aceh, Adakan Lokakarya Peningkatan SDM dan Revitalisasi
Pemerintah Buka Seleksi CASN 2023 untuk Umum Acehzone.com

Carier

Pemerintah Buka Seleksi CASN 2023 untuk Umum
Demokrat Sumbar optimistis AHY gandeng Anies di Pilpres 2024 Acehzone.com

Politik

Demokrat Sumbar optimistis AHY gandeng Anies di Pilpres 2024
AJI Menuntut 19 Pasal RKUHP yang Membahayakan Kebebasan Pers Dicabut Acehzone.com

Hukum dan Kriminal

AJI Menuntut 19 Pasal RKUHP yang Membahayakan Kebebasan Pers Dicabut
Menunggu ‘Nyali’ Aulia Sofyan Bebaskan Jalur Prioritas RSUD dr Fauziah Bireuen Acehzone.com

Nusantara

Menunggu ‘Nyali’ Aulia Sofyan Bebaskan Jalur Prioritas RSUD dr Fauziah Bireuen
Polisi Temukan Tindak Pidana Kasus Robohny Tombak Layar Gedung MIN 2 Banda Aceh Acehzone.com

Nusantara

Polisi Temukan Tindak Pidana Kasus Robohny Tombak Layar Gedung MIN 2 Banda Aceh
Berikut Daftar 168 Obat Sirop yang Sudah Diizinkan Kemenkes Acehzone.com

Nusantara

Berikut Daftar 168 Obat Sirop yang Sudah Diizinkan Kemenkes
Terkait Pengadaan Ekatalog, LUHUT SEBUT EKATALOG ‘SARANG’ KORUPSI Acehzone.com

Ekonomi

Terkait Pengadaan Ekatalog, LUHUT SEBUT EKATALOG ‘SARANG’ KORUPSI