Home / Pendidikan

Senin, 31 Oktober 2022 - 19:46 WIB

Tantangan Pengembangan Resiliensi Bencana Berbasis Komunitas

ACEHZONE.COM | JAKARTA – Dalam beberapa dekade terakhir wacana pendekatan pengelolaan bencana mengalami pergeseran fokus dari upaya-upaya yang menekankan pada pemberian bantuan dan tanggap bencana (disaster relief and response) menuju pendekatan-pendekatan berbasis komunitas untuk memperkuat resiliensi komunitas dalam menghadapi bencana.

Salah satu langkah awal yang penting dalam mendorong upaya pengurangan risiko bencana berbasis komunitas adalah dengan membangun kesadaran komunitas akan faktor-faktor penyebab dari bencana.

Untuk mencapai tujuan ini diperlukan basis data tentang potensi ancaman bencana melalui kegiatan pendataan dan pemantauan lingkungan.

Namun, komunitas sering kali dihadapkan tantangan terkait dengan medan yang luas dan susah, yang menyebabkan terkendalanya upaya pendataan dan pemantauan risiko bencana secara efektif.

Pada saat yang sama, teknologi unmanned aerial vehicle (UAV) atau yang secara populer dikenal sebagai drone semakin tersedia.

Baca Juga :  Digital Marketing

Teknologi ini memungkinkan untuk melakukan pemantauan lingkungan dan pendataan spasial dengan lebih murah dan mudah. Namun, tidak semua komunitas memiliki akses untuk memperoleh drone dan kapasitas untuk mengoperasikannya dalam rangka mendukung kerja-kerja pemantauan lingkungan dan pemetaan.

“Biaya, penguasaan teknologi, dan teknis merupakan beberapa kendala yang menyebabkan adopsi pemanfaatan drone dalam kerja komunitas untuk pengelolaan bencana belum begitu meluas khususnya di Indonesia,” kata ilmuwan ITB dari Kelompok Keahlian Pengelolaan Pembangunan dan Pengembangan Kebijakan SAPPK ITB, Adenantera Dwicaksono, S.T., M.Ds., Ph.D.

Adenantera Ph.D. kemudian memimpin tim pengabdian masyarakat bersama Augie Widyotriatmo, S.T., M.T., Ph.D. dari KK Instrumentasi dan Kontrol serta Dr. Deni Suwardhi, S.T., M.T. dari KK Inderaja dan Sains Informasi Geografis.

Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas komunitas kawasan DAS Citarum dan Perkumpulan Inisiatif dalam pendataan dan pemantauan bencana dengan memanfaatkan teknologi UAV/drone.

Baca Juga :  13 Pesantren di Aceh Kantongi Izin Operasional Pendidikan Dasar dan Menengah dari Kemenag

“Dewasa ini, semakin berkembangnya teknologi dan ketersediaan komponen UAV/drone, digital kamera beresolusi tinggi, dan ketersediaan komponen untuk membangun drone secara mandiri, memungkinkan berkembangnya fotografi udara berformat kecil (small-format aerial photography/SFAP),” paparnya.

Dalam kegiatan ini, tim ITB memperkenalkan teknik SFAP dengan memanfaatkan teknologi drone/UAV.

Teknik SFAP digunakan untuk melakukan pendataan spasial dan pemantauan lingkungan.

Melalui kegiatan ini diharapkan, komunitas memiliki pengetahuan dasar tentang UAV/drone dan pengoperasiannya untuk pendataan spasial dan pemantauan ancaman bencana, melakukan pemrosesan data citra udara sederhana.

“Peningkatan kapasitas ini tentu akan memperkuat kerja komunitas dalam perlindungan lingkungan, khususnya di DAS Citarum,” kata Adenantera Ph.D.

PENULIS ARTIKEL : Adenantera Dwicaksono, S.T., M.Ds., Ph.D
Contact: adenant@sappk.itb.ac.id

Share :

Baca Juga

Digital Marketing Acehzone.com

Pendidikan

Digital Marketing
UNAYA Akan Kembali Melaksanakan Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu IV Tahun 2022 Acehzone.com

Info Kampus

UNAYA Akan Kembali Melaksanakan Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu IV Tahun 2022
Lukisan “Bunga Nusantara” Siswi Disabilitas YPAC Banda Aceh Juara III Nasional Acehzone.com

Pendidikan

Lukisan “Bunga Nusantara” Siswi Disabilitas YPAC Banda Aceh Juara III Nasional
26 Sekolah Terpencil di Aceh Utara Ikut AKM di Tempat Lain, Akibat Tidak Terjangkau Internet Acehzone.com

Pendidikan

26 Sekolah Terpencil di Aceh Utara Ikut AKM di Tempat Lain, Akibat Tidak Terjangkau Internet
Ini Dampaknya, Jika Inti Bumi Berhenti Berputar dan Balik Arah Acehzone.com

Pendidikan

Ini Dampaknya, Jika Inti Bumi Berhenti Berputar dan Balik Arah
Orang Tua Jangan Lengah, Ini 4 Risiko Bermain Lato-Lato Acehzone.com

Pendidikan

Orang Tua Jangan Lengah, Ini 4 Risiko Bermain Lato-Lato
Melihat Kurikulum Merdeka untuk SLB, Ada Mapel dengan Porsi Paling Besar Acehzone.com

Pendidikan

Melihat Kurikulum Merdeka untuk SLB, Ada Mapel dengan Porsi Paling Besar
Rombongan Gathering Wisata Pulau Banyak Tinjau Penangkaran Penyu Acehzone.com

Pendidikan

Rombongan Gathering Wisata Pulau Banyak Tinjau Penangkaran Penyu