Home / Hukum dan Kriminal

Minggu, 21 Agustus 2022 - 08:16 WIB

Rektor Unila Terima Rp 5 M dari Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

ACEHZONE.COM | JAKARTA – KPK menetapkan Rektor Universitas Lampung (Unila), Prof Dr Karomani (KRM) sebagai tersangka kasus suap proses penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri Unila. KPK menyebut Karomani menerima sekitar Rp 5 miliar dari hasil suapnya tersebut.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menjelaskan konstruksi perkara kasus suap yang menjerat Karomani. Ghufron menyebut pada 2022, Unila sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri, ikut menyelenggarakan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Selain SNMPTN, Unila juga membuka jalur khusus yaitu Seleksi Mandiri Masuk Universitas Lampung (Simanila) untuk tahun akademik 2022. Karomani yang menjabat sebagai Rektor Unila periode 2020-2024, memiliki wewenang salah satunya terkait mekanisme dilaksanakannya Simanila tersebut.

“Selama proses Simanila berjalan, KRM diduga aktif untuk terlibat langsung dalam menentukan kelulusan para peserta Simanila dengan memerintahkan HY (Heryandi) selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Budi Sutomo selaku Kepala Biro Perencanaan dan Hubungan Masyarakat serta melibatkan MB (Muhammad Basri) selaku Ketua Senat untuk turut serta menyeleksi secara personal terkait kesanggupan orang tua mahasiswa yang apabila ingin dinyatakan lulus maka dapat dibantu dengan menyerahkan sejumlah uang selain uang resmi yang dibayarkan sesuai mekanisme yang ditentukan pihak universitas,” kata Ghufron dalam konferensi pers di kantornya, Minggu (21/8/2022).

Baca Juga :  Polri Didesak Usut Anggota Diduga Terlibat Peretasan Awak Narasi

Ghufron mengatakan Karomani juga diduga memberikan peran dan tugas khusus untuk HY, MB dan Budi Sutomo untuk mengumpulkan sejumlah uang yang disepakati dengan pihak orang tua peserta seleksi yang sebelumnya telah dinyatakan lulus berdasarkan penilaian yang sudah diaturnya.

“Terkait besaran nominal uang yang disepakati antara pihak KRM diduga jumlahnya bervariasi dengan kisaran minimal Rp 100 juta sampai Rp 350 juta untuk setiap orang tua peserta seleksi yang ingin diluluskan,” ucapnya.

Ghufron mengatakan Karomani diduga memerintahkan Mualimin untuk turut mengumpulkan sejumlah uang dari para orang tua peserta seleksi yang ingin dinyatakan lulus oleh Karomani. Andi Desfiandi (AD), sebagai salah satu keluarga calon peserta seleksi Simanila diduga menghubungi Karomani untuk bertemu dengan tujuan menyerahkan sejumlah uang karena anggota keluarganya telah dinyatakan lulus Simanila atas bantuan Karomani.

Baca Juga :  RKUHP: Pelaku Zina Bakal Dipenjara Setahun

Mualimin selanjutnya atas perintah KRM mengambil titipan uang tunai sejumlah Rp 150 juta dari AD di salah satu tempat di Lampung.

“Seluruh uang yang dikumpulkan KRM melalui Mualimin yang berasal dari orang tua calon mahasiswa yang diluluskan KRM berjumlah Rp 603 juta dan telah digunakan untuk keperluan pribadi KRM sekitar Rp 575 juta,” ujarnya.

“Selain itu, KPK juga menemukan adanya sejumlah uang yang diterima KRM melalui Budi Sutomo dan MB yang berasal dari pihak orang tua calon mahasiswa yang diluluskan KRM yang juga atas perintah KRM uang tersebut telah dialih bentuk menjadi tabungan deposito, emas batangan dan juga masih tersimpan dalam bentuk uang tunai dengan total seluruhnya sekitar Rp 4,4 miliar,” tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Acehzone.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Acehzone.com”, caranya klik link https://t.me/acehzone, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Share :

Baca Juga

Polri Didesak Usut Anggota Diduga Terlibat Peretasan Awak Narasi Acehzone.com

Hukum dan Kriminal

Polri Didesak Usut Anggota Diduga Terlibat Peretasan Awak Narasi
Kasus Kematian Tiga Harimau di Aceh Timur, Dua Pemburu Babi Dituntut 30 Bulan Penjara Acehzone.com

Hukum dan Kriminal

Kasus Kematian Tiga Harimau di Aceh Timur, Dua Pemburu Babi Dituntut 30 Bulan Penjara
Balai Syura Minta Jarimah Pemerkosaan dan Pelecehan Seksual Dihapus dari Qanun Jinayat Acehzone.com

Hukum dan Kriminal

Balai Syura Minta Jarimah Pemerkosaan dan Pelecehan Seksual Dihapus dari Qanun Jinayat
Polisi selidiki identitas perempuan todongkan pistol ke Paspampres Acehzone.com

Hukum dan Kriminal

Polisi selidiki identitas perempuan todongkan pistol ke Paspampres
Tilang Manual Berlaku Lagi, Polisi Bakal Sita Kendaraan Pelat Palsu! Acehzone.com

Hukum dan Kriminal

Tilang Manual Berlaku Lagi, Polisi Bakal Sita Kendaraan Pelat Palsu!
Polda Aceh surati Kemenkominfo untuk blokir Game Higgs Domino Acehzone.com

Hukum dan Kriminal

Polda Aceh surati Kemenkominfo untuk blokir Game Higgs Domino
AJI Menuntut 19 Pasal RKUHP yang Membahayakan Kebebasan Pers Dicabut Acehzone.com

Hukum dan Kriminal

AJI Menuntut 19 Pasal RKUHP yang Membahayakan Kebebasan Pers Dicabut
Titah Kapolri: Minta Jajaran Raih Kepercayaan Publik; Kasus Sambo Harus Dibuka Acehzone.com

Nusantara

Titah Kapolri: Minta Jajaran Raih Kepercayaan Publik; Kasus Sambo Harus Dibuka