Home / Nusantara

Senin, 23 Januari 2023 - 16:57 WIB

Potensi Kemarau 2023, BNPB Siapkan Strategi Pencegahan Karhutla

JAKARTA, ACEHZONE.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan strategi pencegahan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), mengingat prediksi pada 2023 curah hujan akan menurun dan Indonesia akan mengalami kondisi lebih kering dibandingkan tiga tahun terakhir.

Hal itu diungkap Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat menghadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan 2023 yang dihelat di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui keterangan yang diterima, Sabtu (21/1/2023).

Suharyanto mengatakan, potensi terjadinya Karhutla juga semakin tinggi karena kondisi lahan akan ikut kering jika curah hujan menurun.

“Pada 2023 diprediksi cuaca kemaraunya lebih tinggi dibanding tahun 2022, 2021 dan 2020. BNPB siapkan langkah-langkah pencegahan agar karhutlanya dapat dikendalikan dan diatasi,” kata Suharyanto.

Baca Juga :  Lhokseumawe jadi Ibukota Provinsi? Aceh Diisukan Bakal Pecah jadi Provinsi Baru

Adapun langkah- langkah yang dimaksud antara lain dengan berkoordinasi dengan kementerian/ lembaga dan pemerintah daerah, menyiapkan operasi darat dan udara serta melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

“Rencana 2023, kita akan menyiagakan lebih banyak helikopter, 49 unit helikopter. Jika masih kurang, BNPB akan berupaya memenuhi kebutuhan,” ujar Suharyanto.

“Helikopter untuk patroli dan water bombing, kemudian melakukan teknologi modifikasi cuaca untuk merekayasa cuaca, termasuk menyiapkan dana siap pakai untuk operasional,” lanjutnya.

Kepala BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah agar menetapkan status kedaruratan, karena BNPB belum bisa memberikan dukungan jika belum ada status tersebut.

Baca Juga :  Guru Besar UI: Perppu Cipta Kerja Sesuai Konstitusi

“Dana BNPB bisa mendukung masuk ke daerah, syaratnya jika sudah ada status siaga darurat atau tanggap darurat,” jelas dia.

Sementara itu, terang dia, upaya melakukan penanganan Karhutla pada 2022 yang lalu cukup berhasil, lahan yang terbakar pun menurun dibandingkan 2021.

Pada 2022 BNPB menurunkan 55 unit helikopter water bombing dan 33 unit untuk patroli. Luas lahan terbakar menurun dari 358.867 hektar pada tahun 2021 menjadi 204.894 hektar pada 2022.

Menurut dia, faktor alam juga mempengaruhi turunnya luas lahan terbakar, di 2022 kondisi cuaca relatif lebih basah dari 2021.

Share :

Baca Juga

Diskominsa Aceh Evaluasi Tenaga Kontrak Optimalisasi Kinerja Acehzone.com

Nusantara

Diskominsa Aceh Evaluasi Tenaga Kontrak Optimalisasi Kinerja
Terkait Perusakan Plang Muhammadiyah, Polres Bireuen Sudah Memanggil PCM Samalanga Acehzone.com

Nusantara

Terkait Perusakan Plang Muhammadiyah, Polres Bireuen Sudah Memanggil PCM Samalanga
Korban Gempa Cianjur Dapat Trauma Healing dari Pertamina Acehzone.com

Nusantara

Korban Gempa Cianjur Dapat Trauma Healing dari Pertamina
BPH Migas: Aplikasi MyPertamina Pastikan BBM Subsidi Tepat Sasaran Acehzone.com

Nusantara

BPH Migas: Aplikasi MyPertamina Pastikan BBM Subsidi Tepat Sasaran
Dinas Kominfosand Malut Dorong Smart Governance Acehzone.com

Maluku Utara

Dinas Kominfosand Malut Dorong Smart Governance
Catat! Ini Syarat untuk Pengiriman Mobil Antar-Pulau di Indonesia Acehzone.com

Bisnis

Catat! Ini Syarat untuk Pengiriman Mobil Antar-Pulau di Indonesia
Aura positif selimuti dunia lewat G20 Indonesia Acehzone.com

G20

Aura positif selimuti dunia lewat G20 Indonesia
Azyumardi Azra, Intelektual Muslim yang Dianugerahi Gelar Sir Oleh Ratu Inggris Elizabeth II Acehzone.com

Nusantara

Azyumardi Azra, Intelektual Muslim yang Dianugerahi Gelar Sir Oleh Ratu Inggris Elizabeth II