Home / Hukum dan Kriminal

Rabu, 28 September 2022 - 06:44 WIB

Polri Didesak Usut Anggota Diduga Terlibat Peretasan Awak Narasi

ACEHZONE.COM | JAKARTA – Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mendesak Polri untuk mengusut anggota yang diduga terlibat dalam peretasan sejumlah jurnalis atau awak redaksi media Narasi.

Usman menilai intimidasi dan serangan yang dialami pihak-pihak yang bersikap kritis dalam kasus Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J termasuk upaya menghalang-halangi proses penegakan hukum atau obstruction of justice.

“Usaha-usaha untuk melakukan obstruction of justice ini bahkan melampaui yang kita bayangkan, orang-orang yang bersikap kritis pun itu mengalami intimidasi dan serangan contohnya, Narasi Najwa Shihab saya kira akun-akun para jurnalis dari Najwa Shihab sekarang ini mengalami peretasan yang cukup serius,” jelas Usman pada diskusi di Hotel Gran Mahakam, Selasa (27/9).

Baca Juga :  Terdakwa Korupsi Dana BOS SMP 1 Bireuen di Tuntut 5 Tahun Penjara

“Ini saya kita yang harus diperhatikan harus diusut oleh kepolisian termasuk siapa saja apakah ada pejabat, anggota kepolisian yang terlibat dalam peretasan tersebut,” imbuh dia.

Awak redaksi media Narasi mengalami peretasan secara serentak sejak beberapa hari lalu. Per Selasa (27/9), total kru Narasi yang mengalami peretasan bertambah menjadi 27 orang.

Di sisi lain, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) juga telah mendesak aparat kepolisian agar segera mengusut kasus peretasan yang dialami sejumlah awak redaksi Narasi.

Ketua AJI Indonesia Sasmito menilai serangan terhadap kru redaksi Narasi sama dengan serangan terhadap kebebasan pers. Tak hanya itu, Sasmito juga mendesak agar Polri dapat segera mengusut siapa pelaku di balik serangan digital tersebut.

Baca Juga :  Rektor Unila Terima Rp 5 M dari Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

“Ini tanpa ada laporan sekali pun seharusnya polisi sudah bergerak mencari, mengusut siapa pelaku serangan peretasan terhadap kawan-kawan redaksi dan awak Narasi,” kata Sasmito.

Ia juga mendorong Dewan Pers agar ikut mendesak kepolisian supaya segera mengusut kasus tersebut. Pasalnya, serangan digital seperti peretasan hingga doxing sudah berulang kali dialami oleh jurnalis dari berbagai media selama beberapa waktu terakhir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Acehzone.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Acehzone.com”, caranya klik link https://t.me/acehzone, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Share :

Baca Juga

Titah Kapolri: Minta Jajaran Raih Kepercayaan Publik; Kasus Sambo Harus Dibuka Acehzone.com

Nusantara

Titah Kapolri: Minta Jajaran Raih Kepercayaan Publik; Kasus Sambo Harus Dibuka
KMAS Pusat: PBB Diminta Mejahijaukan Pelaku Pelanggaran HAM Di Aceh Acehzone.com

Aceh

KMAS Pusat: PBB Diminta Mejahijaukan Pelaku Pelanggaran HAM Di Aceh
Diduga Terkait Pemberitaan, Jurnalis Media Online di Labuhan batu Dianiaya OTK Acehzone.com

Hukum dan Kriminal

Diduga Terkait Pemberitaan, Jurnalis Media Online di Labuhan batu Dianiaya OTK
Balai Syura Minta Jarimah Pemerkosaan dan Pelecehan Seksual Dihapus dari Qanun Jinayat Acehzone.com

Hukum dan Kriminal

Balai Syura Minta Jarimah Pemerkosaan dan Pelecehan Seksual Dihapus dari Qanun Jinayat
Rektor Unila Terima Rp 5 M dari Suap Penerimaan Mahasiswa Baru Acehzone.com

Hukum dan Kriminal

Rektor Unila Terima Rp 5 M dari Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Polisi Dilarang Tilang Manual, Pelanggar Ditegur Lalu Dilepas Acehzone.com

Hukum dan Kriminal

Polisi Dilarang Tilang Manual, Pelanggar Ditegur Lalu Dilepas
KPK Sebut Joki Skripsi Adalah Bibit Perilaku Korupsi Acehzone.com

Hukum dan Kriminal

KPK Sebut Joki Skripsi Adalah Bibit Perilaku Korupsi
PSK di Banda Aceh dan Sekitarnya Kebanyakan Ternyata IRT dan Single Parent Acehzone.com

Hukum dan Kriminal

PSK di Banda Aceh dan Sekitarnya Kebanyakan Ternyata IRT dan Single Parent