Home / Nusantara

Jumat, 19 Agustus 2022 - 00:48 WIB

Pertalite Bakal Rp10 Ribu, Kemendag Lakukan Ini

ACEHZONE.com | JAKARTA – Sinyal kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) semakin kuat setelah anggaran subsidi dan kompensasi energi membengkak sampai Rp 502 triliun. Adapun harga Pertalite, salah satu BBM bersubsidi, santer terdengar bakal dinaikkan menjadi Rp 10.000 per liter.

Untuk mengantisipasi makin meluasnya dampak kenaikan harga BBM itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan telah berkoordinasi dengan beberapa instansi pemerintah lainnya.

Direktur Bahan Pokok dan Penting Kemendag Isy Karim mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk memprioritaskan program tol laut. Program itu diharapkan dapat mengurangi ongkos distribusi bahan-bahan pokok bila BBM jadi naik.

“Karena instrumen kami tidak lengkap, maka lebih banyak koordinasi. Kalau bahan pokok itu kan bisa dengan tol laut dan dapat subsidi,” ujarnya saat ditemui di Pasar Tomang Barat, Jakarta Barat pada Kamis, 18 Agustus 2022.

Baca Juga :  Analisis BMKG Soal Gempa Maluku Magnitudo 7,9, Sempat Ada Peringatan Tsunami

Isy menjelaskan seluruh komoditi yang tercantum dalam Perpres 71 itu akan mendapat subsidi melalui distribusi tol laut. Selain program lagi tol laut, ada juga program jembatan udara, dan griya maritim. Ketiga program itu akan dijalankan juga bersama Pemerintah Daerah.

Kemendag juga akan bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas dan pelaku usaha. “Koordinasinya bermacam-macam. Memang judulnya koordinasi tapi isinya akan banyak yang bisa kita lakukan,” tuturnya.

Saat ini Kemendag akan tetap memantau harga-harga bahan pokok di Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Hasil pantauan tersebut akan menjadi pijakan untuk menentukan kebijakan selanjutnya apabila kenaikan BBM terjadi.

Baca Juga :  Tenaga Kontrak Diminta Menjaga Disiplin

Sebelumnya, Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira memperkirakan harga BBM bersubsidi, khususnya Pertalite akan naik dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. Artinya, inflasi 2022 bisa menembus 6-6,5 persen secara year on year (yoy).

BIla harga Pertalite naik, Bhima memperkirakan tekanan ekonomi untuk 40 persen kelompok rumah tangga terbawah akan semakin dalam. “Belum lagi ada 64 juta UMKM yang bergantung dari BBM subsidi,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Acehzone.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Acehzone.com”, caranya klik link https://t.me/acehzone, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Share :

Baca Juga

Panglima Laot Lhok Pulo Breuh Selatan : Pj Bupati Tambah Kouta Solar Dengar Keluhan Nelayan Acehzone.com

Ekonomi

Panglima Laot Lhok Pulo Breuh Selatan : Pj Bupati Tambah Kouta Solar Dengar Keluhan Nelayan
Korban Gempa Cianjur Dapat Trauma Healing dari Pertamina Acehzone.com

Nusantara

Korban Gempa Cianjur Dapat Trauma Healing dari Pertamina
Berikut Cara Ajukan BLT BBM Melalui Aplikasi Cek Bansos, Disalurkan Dua Tahap Acehzone.com

Nusantara

Berikut Cara Ajukan BLT BBM Melalui Aplikasi Cek Bansos, Disalurkan Dua Tahap
550 Balita di Medan Alami Stunting, Pemko Siapkan Anggaran Rp 198 miliar Acehzone.com

Nusantara

550 Balita di Medan Alami Stunting, Pemko Siapkan Anggaran Rp 198 miliar
57 Warga Rohingya Terdampar di Aceh Besar Akibat Lambung Kapal Bocor Acehzone.com

Daerah

57 Warga Rohingya Terdampar di Aceh Besar Akibat Lambung Kapal Bocor
CSO Le’BAM, Banjir Aceh Tamiang Berdampak Kepada 200.450 Jiwa Acehzone.com

Nusantara

CSO Le’BAM, Banjir Aceh Tamiang Berdampak Kepada 200.450 Jiwa
Subsidi Diganti Bansos, Pertalite Bakal Rp10 Ribu? Acehzone.com

Nusantara

Subsidi Diganti Bansos, Pertalite Bakal Rp10 Ribu?
Banjir di Jalan Nasional Aceh Tamiang Mulai Surut, Lalin Masih Macet Acehzone.com

Nusantara

Banjir di Jalan Nasional Aceh Tamiang Mulai Surut, Lalin Masih Macet