Home / Nusantara

Rabu, 28 September 2022 - 07:15 WIB

Pendataan Pegawai Honorer Bukan untuk Pengangkatan PNS, Jangan Salah Paham!

ACEHZONE.COM | JAKARTA – Sejumlah masyarakat mengira pendataan tenaga non-Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) hingga 31 Oktober 2022 mendatang bertujuan untuk pengangkatan pegawai honorer di instansi pemerintah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Padahal, merujuk dari situs resmi BKN, pendataan tenaga non-ASN tersebut bertujuan untuk memetakan dan mengetahui jumlah pegawai non-ASN di lingkungan instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah.

Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN Satya Pratama pun menegaskan pendataan pegawai non-ASN bukan bertujuan untuk mengangkat tenaga honorer menjadi PNS atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Bukan (untuk pengangkatan),” tegas Satya, Minggu (25/9/2022) dikutip dari Kompas.com dan dilansir serambinews.com.

Satya mengungkapkan, tujuan pendataan ini adalah untuk mendapatkan informasi terkini mengenai kondisi terakhir terkait tenaga non-ASN.

“Untuk mendapatkan informasi terkini tentang kondisi terakhir untuk tindak lanjut,” jelasnya.

Berdasarkan Surat Menteri PANRB No. B/1511/M.SM.01.00/2022 yang diterbitkan pada 22 Juli 2022, tujuan pendataan pegawai non-ASN itu dimaksudkan untuk melakukan pemetaan dan mengetahui jumlah pegawai non-ASN di lingkungan instansi pemerintah pusat mauupun pemerintah daerah.

Baca Juga :  Api Lalap Lima Ruko dan Dua Mobil di Peusangan Bireuen

Selain itu, pendataan tersebut bertujuan untuk mewujudkan kejelasan status, karir, dan kesejahteraan pegawai di instansi pemerintahan.

Sebab, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK, status kepegawaian di lingkungan instansi pemerintah terdiri dari dua jenis, yakni PNS dan PPPK.

Tenaga honorer yang tidak masuk pendataan pegawai non-ASN

Pegawai non-ASN merupakan Tenaga Honorer (THK-II) yang tercatat di dalam Database Nasional Badan Kepegawaian Negara dan pegawai non-ASN yang telah bekerja di Instansi pemerintah.

BKN menyebutkan setidaknya dua jenis jabatan yang tidak termasuk dalam pendataan tenaga non-ASN.

Pertama, pegawai yang bekerja dengan mekanisme alih daya (outsourcing), di antaranya petugas kebersihan, pengemudi, satuan pengamanan, dan bentuk jabatan lainnya.

Kedua, pegawai honorer yang bekerja di Badan Layanan Umum (BLU) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) juga tak termasuk dalam pendataan tenaga non ASN ini.

Syarat Pendaftaran

  1. Masih aktif bekerja di instansi pendaftar Non ASN
  2. Mendapatkan honorarium dengan mekanisme pembayaran langsung yang berasal dari APBN untuk Instansi Pusat dan APDB untuk Instansi Daerah, dan bukan melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa, baik individu maupun pihak ketiga
  3. Diangkat paling rendah oleh pimpinan unit kerja
  4. Telah bekerja paling singkat 1 (satu) tahun pada tanggal 31 Desember 2021
  5. Berusia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi 56 tahun pada 31 Desember 2021
Baca Juga :  DPRA Cecar Dinas ESDM Terkait Surat Edaran Pembatasan BBM

Alur Pendataan Tenaga Non ASN

  1. Admin atau operator instansi mendaftarkan Tenaga Non ASN yang masih bekerja dan memenuhi persyaratan.
  2. Tenaga Non ASN membuat akun pendataan Non ASN setelah didaftarkan oleh instansi.
  3. Tenaga Non ASN melakukan registrasi untuk memonitor, mengonfirmasi, dan melengkapi data riwayat kerja tenaga Non ASN
  4. Tenaga Non ASN mencetak hasil resume berupa kartu pendataan Non ASN
  5. Proses selesai ketika instansi menyatakan finalisasi

Alur pendataan tenaga non ASN selengkapnya dapat Anda cek di pranala berikut https://pendataan-nonasn.bkn.go.id/alur

Pegawai honorer atau THK II dan pegawai non ASN perlu membuat akun pendaftaran di https://daftar-pendataan-nonasn.bkn.go.id/ setelah didaftarkan oleh instansi pemerintah tempat pegawai honorer itu bekerja.

Share :

Baca Juga

Detik-detik Polda Sumut Kebakaran hingga Menghanguskan Kantor Ditreskrimsus Acehzone.com

Nusantara

Detik-detik Polda Sumut Kebakaran hingga Menghanguskan Kantor Ditreskrimsus
[UPDATE] Peristiwa APG Semeru, Sebanyak 1.979 Jiwa Mengungsi Acehzone.com

Nusantara

[UPDATE] Peristiwa APG Semeru, Sebanyak 1.979 Jiwa Mengungsi
Pemerintah Harus Tegas Dalam Upaya Mitigasi Bencana Acehzone.com

Haba Bencana

Pemerintah Harus Tegas Dalam Upaya Mitigasi Bencana
Aura positif selimuti dunia lewat G20 Indonesia Acehzone.com

G20

Aura positif selimuti dunia lewat G20 Indonesia
Pj Bupati Pidie Pimpin Rakor Persiapan Pora XIV Acehzone.com

Nusantara

Pj Bupati Pidie Pimpin Rakor Persiapan Pora XIV
Pj Bupati Tanggapi Hak Interpelasi, Pokir Dewan Akan Disesuaikan Dengan Pohon Kinerja Acehzone.com

Nusantara

Pj Bupati Tanggapi Hak Interpelasi, Pokir Dewan Akan Disesuaikan Dengan Pohon Kinerja
Tak Dilibatkan Dalam Tahapan Pengelolaan Blok Migas, Simeulue Nilai Pemerintah Tidak Adil Acehzone.com

Nusantara

Tak Dilibatkan Dalam Tahapan Pengelolaan Blok Migas, Simeulue Nilai Pemerintah Tidak Adil
445 Tentara Aceh Pulang, Setelah Setahun Lebih Dinas di Papua Acehzone.com

Nusantara

445 Tentara Aceh Pulang, Setelah Setahun Lebih Dinas di Papua