Home / Nusantara

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 07:01 WIB

Pasca Munculnya Korban Gagal Ginjal Akut Pada Anak, Seluruh Apotek Diawasi dan Ditempelkan Surat Edaran

ACEHZONE.COM | MEDAN – Guna mencegah terjadinya kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GgGAPA) pada anak yang marak terjadi beberapa waktu belakangan ini, Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan Kota Medan bergerak cepat melakukan pengawasan dan imbauan kepada apotek yang ada di kota Medan terkait dengan penjualan obat yang saat ini izin edarnya dihentikan oleh pemerintah, Jumat (21/10).

Pengawasan dilakukan dengan cara mendatangi langsung sejumlah apotek yang ada di kota Medan, salah satunya Apotek Kalimas dan Apotek Penang Island di Jalan Setia Budi. Petugas memberikan imbauan kepada pemilik apotek agar menarik seluruh obat yang saat ini izin edarnya dihentikan, artinya tidak boleh diperjual belikan kepada masyarakat.

Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Medan, Rukun Ramadani, mengatakan dari hasil pengawasan dan imbauan yang dilakukan sudah banyak apotek maupun mini market yang menarik penjualan obat yang saat ini dilarang beredar di masyarakat.

Baca Juga :  Kepala BNPB Tinjau Kondisi Banjir Aceh Tamiang

“Hari ini kita melakukan pengawasan dan imbauan terhadap obat-obat yang saat ini izin edarnya dihentikan. Artinya apotek tidak boleh memperjual belikannya kepada masyarakat, dan alhamdulillah dari hasil yang ditelusuri di masyarakat, kita menemukan sudah banyak apotek maupun mini market yang menarik obat-obatan yang dimaksud,” katanya.

Dikatakan Rukun Ramadani lagi, sejumlah obat yang saat ini tidak boleh diperjual belikan adalah Termorex Sirup, Flurin DMP Sirup, Unibebi Cough Sirup, Unibebi Demam Sirup, dan Unibebi Demam Drops. “Ada lima jenis obat sirup yang saat ini tidak boleh diperjual belikan kepada masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Kemarin, zat kimia perusak ginjal hingga bencana alam

Pasca Munculnya Korban Gagal Ginjal Akut Pada Anak, Seluruh Apotek Diawasi dan Ditempelkan Surat Edaran Acehzone.com

Selain kelima jenis obat yang dilarang tersebut, petugas juga meminta apotek untuk menurunkan jenis obat-obatan sirup tertentu agar tidak diperjual belikan juga untuk sementara. “Guna menghindari kepanikan di masyarakat, kita meminta apotek agar menurunkan beberapa obat-obatan tertentu sampai dengan ada pengumuman resminya,” imbuhnya.

Tidak hanya melakukan pengawasan dan imbauan terkait obat-obatan yang dilarang beredar saat ini, petugas juga menempelkan surat edaran Wali Kota Medan Bobby Nasution perihal kewaspadaan terhadap penyakit Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GgGAPA) pada anak di apotek. Imbauan tersebut diharapkan menjadi pedoman oleh seluruh masyarakat.

Share :

Baca Juga

Jalan Banda Aceh-Medan Kembali Bisa Dilalui Acehzone.com

Aceh

Jalan Banda Aceh-Medan Kembali Bisa Dilalui
Mau Jadi Mitra Kartu Prakerja, Begini Caranya Daftarnya Acehzone.com

Nusantara

Mau Jadi Mitra Kartu Prakerja, Begini Caranya Daftarnya
SPS Aceh Siap Sukseskan Kongres XXVI di Kota Medan Acehzone.com

Aceh

SPS Aceh Siap Sukseskan Kongres XXVI di Kota Medan
Gunung Api Semeru Muntahkan APG Sejauh Tujuh Kilometer Acehzone.com

Haba Bencana

Gunung Api Semeru Muntahkan APG Sejauh Tujuh Kilometer
Bangunan Rumah Sakit Regional Aceh Tengah Ambruk Acehzone.com

Nusantara

Bangunan Rumah Sakit Regional Aceh Tengah Ambruk
Pengisian BBM Pertalite di SPBU Pertamina Sudah di Batasi Acehzone.com

Nusantara

Pengisian BBM Pertalite di SPBU Pertamina Sudah di Batasi
Pemerintah Aceh dan DPRA Tandatangani KUA PPAS 2023 Acehzone.com

Nusantara

Pemerintah Aceh dan DPRA Tandatangani KUA PPAS 2023
Boat Bawa Rombongan Pengantin Tenggelam di Aceh Timur Acehzone.com

Nusantara

Boat Bawa Rombongan Pengantin Tenggelam di Aceh Timur