Home / Nusantara / Sumatera Utara

Minggu, 15 Januari 2023 - 16:55 WIB

Organisasi Internasional Apresiasi Konservasi Berbasis Masyarakat di Tangkahan Sumut

LANGKAT, ACEHZONE.COM – Konservasi alam berbasis masyarakat di Tangkahan, yakni ekowisata di dalam Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatra Utara (Sumut), diapresiasi organisasi internasional Global Environment Facility (GEF).

“Saya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat di Tangkahan atas upayanya dalam menjaga Taman Nasional,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Global Environment Facility (GEF), Carlos Manuel Rodriguez, dalam keterangan resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan (KLHK), yang dikutip dari InfoPublik terkait kunjungan CEO GEF keTangkahan, Sumatra Utara, pada Sabtu (14/1/2023).

Dalam kunjungan tersebut, CEO GEF Carlos Manuel Rodriguez didampingi oleh Manager Program Unit GEF Caude Gascon, Direktur Pengelolaan Kawasan Konservasi, Jefry Susyafrianto, Sekretaris Ditjen PPI KLHK, Agus Rusly dan perwakilan Biro Kerja Sama Luar Negeri KLHK.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Kenalkan Maskot dan Tagline PON XXI Aceh-Sumut 2024

Salah satu agenda dalam kunjungan tersebut adalah melakukan pertemuan dan diskusi dengan komunitas lokal Lembaga Pariwisata Tangkahan (LPT), pemerintah Desa Namo Sialang dan Sei Serdang, Balai Besar KSDA Sumatra Utara, serta para mitra Balai Besar TNGL, yaitu CRU Tangkahan, Ganesha dan Conserve Project.

“Saya juga berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia karena sudah melakukan upaya yang sangat besar, khususnya melibatkan masyarakat dalam pengelolaan kawasan konservasi,” tutur dia.

Menurut Carlos, ada empat pendekatan perencanaan jangka panjang yang akan GEF lakukan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan konservasi, khususnya di Tangkahan.

Pertama, memperkuat kapasitas ranger. Kedua, pengembangan infrastruktur strategis untuk peningkatan pelayanan lembaga pengelola. Ketiga, peningkatan manajemen bersama antara pemerintah, NGO, akademisi dan komunitas lokal.

Baca Juga :  Berikut Daftar 168 Obat Sirop yang Sudah Diizinkan Kemenkes

“Keempat, visi panjang untuk Sumatra terkait restorasi habitat dan konservasi satwa liar,” imbuh Carlos.

GEF merupakan mekanisme pendanaan yang dibentuk sejak 1991 untuk menggalang kerja sama internasional dalam mengatasi ancaman lingkungan global. Saat ini, GEF telah mendukung upaya konservasi di 150 negara, dan Indonesia merupakan negara yang mendapat alokasi terbesar setelah China dan Brazil.

Kepala Balai Besar TNGL Mamat Rahmat menyambut baik pendekatan perencanaan GEF dan berharap dapat segera diterapkan di Tangkahan.

Mamat mengajak LPT dan seluruh mitra untuk terus melanjutkan dan mengembangkan kegiatan wisata alam berbasis konservasi di Tangkahan.

Share :

Baca Juga

Dr Ninik Rahayu Terpilih sebagai Ketua Dewan Pers Acehzone.com

Nusantara

Dr Ninik Rahayu Terpilih sebagai Ketua Dewan Pers
Mahasiswa UIN Belajar Filologi di Rumoh Manuskrip Aceh Cek Midi Acehzone.com

Info Kampus

Mahasiswa UIN Belajar Filologi di Rumoh Manuskrip Aceh Cek Midi
Koalisi NasDem, Demokrat dan PKS Akan Diumumkan 10 November 2022 Acehzone.com

Nusantara

Koalisi NasDem, Demokrat dan PKS Akan Diumumkan 10 November 2022
PT PIM Lakukan Pengepakan Akhir Tahun dan Penjualan Perdana Pupuk NPK Acehzone.com

Nusantara

PT PIM Lakukan Pengepakan Akhir Tahun dan Penjualan Perdana Pupuk NPK
Menkumham Perintahkan Ditjen Imigrasi Pelajari Perppu Cipta Kerja Acehzone.com

Nusantara

Menkumham Perintahkan Ditjen Imigrasi Pelajari Perppu Cipta Kerja
USK harap Pemprov Aceh sediakan kapal ekspor hasil pertanian Acehzone.com

Nusantara

USK harap Pemprov Aceh sediakan kapal ekspor hasil pertanian
Jokowi: Pemda Jangan Ragu Gunakan APBD Tangani Dampak Kenaikan Harga BBM Acehzone.com

Finance

Jokowi: Pemda Jangan Ragu Gunakan APBD Tangani Dampak Kenaikan Harga BBM
TRC Lakukan Kaji Cepat Terdampak Angin Kencang di Mamuju Acehzone.com

Haba Bencana

TRC Lakukan Kaji Cepat Terdampak Angin Kencang di Mamuju