Home / Nusantara

Sabtu, 17 September 2022 - 18:12 WIB

Operasikan GI Singkil, Pasokan Listrik Aceh Semakin Andal dan PLN Makin Hemat

ACEHZONE.COM | SINGKIL – PT PLN (Persero) berhasil mengoperasikan gardu induk (GI) bertegangan 150 kilovolt (kV) yang terletak di Rimo, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh. Dengan beroperasinya infrastruktur tersebut, pasokan listrik Aceh kian andal.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Aceh Parulian Noviandri mengatakan, keberadaan GI ini akan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Aceh, terutama pada keandalan sistem distribusi dan kualitas tegangan pelayanan kepada pelanggan di Kabupaten Aceh Singkil.

“Selama ini di Kabupaten Aceh Singkil dilayani oleh Unit Layanan Pelanggan ( ULP ) Singkil dan Rimo memakai mesin PLTD. Dengan kehadiran GI ini, pasokan listrik bagi masyarakat akan lebih stabil dan andal,” ujar Noviandri.

Noviandri mengungkapkan, kelistrikan di kabupaten Aceh Singkil akan sangat kondusif, dimana tegangan terima pada Gardu Hubung di ULP Singkil dan ULP Rimo sudah 21 KV. Pasalnya, dengan kondisi sebelumnya tegangan yang diterima ULP Singkil jika dilayani oleh GI Subulussalam sebesar 19kV, hal ini juga dapat berpengaruh dalam menekan nilai susut teknik.

Baca Juga :  Harga BBM Disebut Bakal Naik Besok, Ini Kata Sri Mulyani

ITBOX Solusi Pintar Belajar Digital

Cara Menghasilkan Uang dari Internet Marketing

Jasa Pengiriman Mobil ke Seluruh Indonesia

Belanja Online, PASTI MURAH

“Aktifnya GI Singkil dalam melayani ULP Rimo dan ULP Singkil ini sangat berdampak dalam kehandalan pelayanan PLN kepada masyarakat,” ujar Noviandri.

Menurut Noviandri dengan beralihnya pengoperasian kelistrikan dari sistem PLTD atau isolated ke sistem Sumatera melalui GI bertegangan 150 kV tersebut PLN berhasil menghemat biaya operasionalnya.

“Alhamdulillah dengan beroperasinya GI Singkil ini, PLN berhasil menghemat Rp 97 juta per bulannya,” tutur Noviandri.

Baca Juga :  Redam Kenaikan Harga Beras, BULOG Aceh Lepas 1.533 Ton Beras Operasi Pasar

Aceh Singkil merupakan salah satu kabupaten terjauh dengan ibukota Provinsi Aceh, Banda Aceh. Dengan menggunakan kendaraan dibutuhkan waktu kurang lebih 12 jam dengan menempuh jarak 659 Km. Saat ini rasio elektrifikasi di Aceh Singkil sudah mencapai 100 persen.

Hal ini sesuai dengan komitment PLN yang terus berupaya membangun infrastruktur kelistrikan untuk melistriki seluruh desa dan kepala keluarga.

Dengan makin andalnya sistem kelistrikan dan kualitas listrik yang semakin baik, diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang positif, mendorong pertumbuhan perekonomian daerah, dan menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Acehzone.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Acehzone.com”, caranya klik link https://t.me/acehzone, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Share :

Baca Juga

Disdukcapil Berikan Pelayanan Re-Start untuk Warga Kota Banda Aceh Acehzone.com

Nusantara

Disdukcapil Berikan Pelayanan Re-Start untuk Warga Kota Banda Aceh
Banjir di Bireuen Renggut Dua Korban Jiwa Acehzone.com

Nusantara

Banjir di Bireuen Renggut Dua Korban Jiwa
Waspada.id Rayakan HUT Ke 3 Bersama Jajaran Redaksi Dan Anak Yatim Acehzone.com

Nusantara

Waspada.id Rayakan HUT Ke 3 Bersama Jajaran Redaksi Dan Anak Yatim
Reza Fahlevi Resmi Jabat Pj Wali Kota Sabang Acehzone.com

Nusantara

Reza Fahlevi Resmi Jabat Pj Wali Kota Sabang
Dana Otsus Aceh 2023 Rp3,9 T, Ini Alokasi DAU-DAK Provinsi, Pemkab Aceh Utara, dan Pemko Lhokseumawe Acehzone.com

Nusantara

Dana Otsus Aceh 2023 Rp3,9 T, Ini Alokasi DAU-DAK Provinsi, Pemkab Aceh Utara, dan Pemko Lhokseumawe
Pengisian BBM Gunakan Jerigen Di SPBU Alur Bemban Khusus Nelayan Acehzone.com

Nusantara

Pengisian BBM Gunakan Jerigen Di SPBU Alur Bemban Khusus Nelayan
Sejumlah Imigran Rohingya Alami Demam dan Gatal-gatal Acehzone.com

Nusantara

Sejumlah Imigran Rohingya Alami Demam dan Gatal-gatal
Mukhlis Takabeya Serahkan Kursi Roda Untuk Warga Peusangan Acehzone.com

Nusantara

Mukhlis Takabeya Serahkan Kursi Roda Untuk Warga Peusangan