Home / Lingkungan

Kamis, 20 Oktober 2022 - 20:14 WIB

Kemkomarves: RI wujudkan ekonomi biru-pengelolaan laut berkelanjutan

ACEHZONE.COM | JAKARTA – Pelaksana Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemkomarves) RI Mochammad Firman Hidayat mengatakan Indonesia berkomitmen mewujudkan ekonomi biru dan pengelolaan laut berkelanjutan.

“Indonesia sangat berkomitmen pada strategi ekonomi biru. Kita memposisikan diri sebagai pemimpin global dalam pengelolaan laut berkelanjutan,” kata Mochammad dalam Webinar Dampak Ekonomi Keterkaitan Biologi Kawasan Konservasi dengan Sumber Daya Perikanan pada WPP 714-715 di Jakarta, Kamis.

Mochammad menuturkan komitmen tersebut diwujudkan dengan Indonesia menargetkan kawasan konservasi perairan seluas 32,5 juta hektare pada 2030.

Pada 2021, sudah tercapai 28,4 juta hektare kawasan konservasi perairan, sehingga masih ada 4,1 juta hektare kawasan konservasi perairan yang menjadi pekerjaan rumah hingga 2030.

Baca Juga :  Wali Nanggroe Bicara Perubahan Iklim Banda Aceh di Forum Rusia sebagai Pembicara

“Kita juga komitmen melakukan reformasi perikanan tangkap laut yang menyeluruh salah satunya dengan menetapkan 11 wilayah pengelolaan perikanan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Ini menunjukkan bagaimana kita komitmen untuk mewujudkan pengelolaan laut yang berkelanjutan” ujarnya.

Dalam mengusung ekonomi biru, Pemerintah Indonesia fokus pada pengelolaan sumber daya alam secara efisien dan berkelanjutan serta menyeimbangkan antara manfaat ekonomi dan sosial dengan tetap menjaga kelestarian ekonomi dan keanekaragaman hayati.

Pengelolaan laut berkelanjutan juga bisa mengoptimalkan potensi sektor kelautan dan perikanan Indonesia untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan bangsa.

Baca Juga :  Taman Konservasi dan Ecowisata Pasie Weueng Pulo Breuh Diresmikan

Ia mengatakan implementasi pengelolaan laut berkelanjutan harus tetap dipantau dan dievaluasi untuk menjaga keberlanjutan dan kelestarian sumber daya maritim Indonesia.

“Kita tidak hanya cukup meningkatkan pertumbuhan ekonomi tapi kita juga harus mampu menjaga keberlanjutan dari ekologi kita karena kalau tidak, pertumbuhan ekonominya juga tidak akan berkelanjutan,” ujarnya.

Ekonomi biru merupakan rancangan optimalisasi sumber daya air untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui berbagai kegiatan yang inovatif dan kreatif dengan tetap menjamin usaha dan kelestarian lingkungan.

Share :

Baca Juga

MUI: Bencana muncul karena faktor perilaku manusia yang merusak alam Acehzone.com

Lingkungan

MUI: Bencana muncul karena faktor perilaku manusia yang merusak alam
Belasan Hektar Kawasan Hutan Negara Digarap Secara Ilegal di Simeulue Acehzone.com

Aceh

Belasan Hektar Kawasan Hutan Negara Digarap Secara Ilegal di Simeulue
Sampah Masih Menumpuk Dan Membusuk Di Lhokseumawe Acehzone.com

Lingkungan

Sampah Masih Menumpuk Dan Membusuk Di Lhokseumawe
Banjir Terjang Rumah Warga di Samadua Aceh Selatan hingga Ambruk, Harta Benda Terseret Arus Acehzone.com

Lingkungan

Banjir Terjang Rumah Warga di Samadua Aceh Selatan hingga Ambruk, Harta Benda Terseret Arus
Aceh Masih Berpotensi Banjir dan Angin Kencang Acehzone.com

Lingkungan

Aceh Masih Berpotensi Banjir dan Angin Kencang
Belgia mengeluarkan peringatan cuaca "kode kuning" untuk badai setelah suhu tertinggi Acehzone.com

Lingkungan

Belgia mengeluarkan peringatan cuaca “kode kuning” untuk badai setelah suhu tertinggi
Fenomena Hari Tanpa Bayangan Mulai Besok, Cek Daftar Wilayah yang Mengalaminya! Acehzone.com

Lingkungan

Fenomena Hari Tanpa Bayangan Mulai Besok, Cek Daftar Wilayah yang Mengalaminya!
Prakiraan Cuaca di Banda Aceh, Lhokseumawe dan Daerah Lain, 3 September 2022 Acehzone.com

Lingkungan

Prakiraan Cuaca di Banda Aceh, Lhokseumawe dan Daerah Lain, 3 September 2022