Home / Aceh / Kota Lhokseumawe

Rabu, 25 Januari 2023 - 09:09 WIB

Kejari Lhokseumawe Geledah dan Segel Rumah Sakit Arun

Tim Kejari Lhokseumawe dipimpin Kajari Dr Mukhlis melakukan penggeledahan dan menyegel dua ruangan di Rumah Sakit Arun, Komplek Arun, Batuphat, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Selasa (24/1)

Tim Kejari Lhokseumawe dipimpin Kajari Dr Mukhlis melakukan penggeledahan dan menyegel dua ruangan di Rumah Sakit Arun, Komplek Arun, Batuphat, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Selasa (24/1)

LHOKSEUMAWE – ACEHZONE.COM – Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe melakukan penggeledahan dokumen dan menyegel dua ruangan di Rumah Sakit (RS) Arun, Komplek Arun, Batuphat, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Selasa (24/1/2023).

Penggeledahan dan penyegelan dilakukan terkait kasus dugaan penyimpangan anggaran PT Rumah Sakit (RS) Arun dari tahun 2016-2022

Pengeledahan tersebut dipimpin langsung oleh Kajari Lhokseumawe Dr Mukhlis SH MH didampingi Kasi Intelijen Benny Daniel Parlaungan SH, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Saifuddin SH MH, staf Pidsus dan staf Intelijen Kejari.

Kedatangan tim Kejari diterima Kabag Keuangan Rumah Sakit Arun. Kajari Lhokseumawe Dr Mukhlis mengatakan, pihaknya melakukan tindakan hukum berupa penggeledahan dokumen yang dibutuhkan terkait laporan keuangan, menyegel ruangan arsip dan ruangan Direktur Utama RS Arun Hariadi.

Baca Juga :  Angkut 751 Turis, Kapal Pesiar MS Amera Singgahi Sabang

“Sejumlah dokumen kita ambil dari Sekretaris PT Rumah Sakit Arun. Ada 22 bundel yang kita bawa,” kata Mukhlis.

Kejari Lhokseumawe juga bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk menelusuri transaksi keuangan RS Arun tersebut.

“Kita mengkoordinasikan semua transaksi keuangan yang berhubungan dengan Rumah Sakit Arun dan calon tersangka. Untuk calon tersangka juga kami telusuri, termasuk juga penggunaan keuangan yang berkaitan dengan RS Arun,” kata Mukhlis.

Baca Juga :  Wali Nanggroe temui Menko Polhukam Mahfud MD bahas kasus HAM berat konflik Aceh

Kajari menambahkan, pihaknya belum bisa menyampaikan nilai atau jumlah kerugian negara/daerah, karena audit sedang berjalan. Tapi penyelewengan sudah ditemukan dan pelanggaran-pelanggaran hukumnya sudah begitu banyak ditemukan. Sehingga ditingkatkan ke tahap penyidikan.

“Persoalan jumlah kerugian nanti ditunggu saja. Indikasi pencucian uang juga sudah ditemukan, tapi bisa saja jumlahnya ini miliaran,” ungkap Mukhlis.

Share :

Baca Juga

Mulai besok pembelian BBM subsidi di Banda Aceh dengan sistem "barcode" Acehzone.com

Aceh

Mulai besok pembelian BBM subsidi di Banda Aceh dengan sistem “barcode”
Penjabat Gubernur Minta ISBI Lestarikan Seni dan Budaya Aceh Acehzone.com

Aceh

Penjabat Gubernur Minta ISBI Lestarikan Seni dan Budaya Aceh
Pj. Bupati Pimpin Rapat Persiapan Pemilu 2024 Acehzone.com

Aceh

Pj. Bupati Pimpin Rapat Persiapan Pemilu 2024
Maksimalkan Pelayanan, Pj Bupati Nurdin Sidak RSUD Teuku Umar Acehzone.com

Aceh

Maksimalkan Pelayanan, Pj Bupati Nurdin Sidak RSUD Teuku Umar
Pj Bupati Dijadwalkan Resmikan Jembatan Penghubung Pedesi-Engkran Acehzone.com

Aceh

Pj Bupati Dijadwalkan Resmikan Jembatan Penghubung Pedesi-Engkran
Bunda PAUD Aceh Besar Ajak Siswa Gunakan Sosmed Promosi Daerah Acehzone.com

Aceh

Bunda PAUD Aceh Besar Ajak Siswa Gunakan Sosmed Promosi Daerah
Kuota Haji Aceh 4.393 Acehzone.com

Aceh

Kuota Haji Aceh 4.393
Pemerintah Aceh Kenalkan Maskot dan Tagline PON XXI Aceh-Sumut 2024 Acehzone.com

Aceh

Pemerintah Aceh Kenalkan Maskot dan Tagline PON XXI Aceh-Sumut 2024