Home / Pemilu

Senin, 22 Agustus 2022 - 12:08 WIB

Ingin Koalisi Besar, Demokrat Sudah Berpikir Menang Pilpres

ACEHZONE.COM | JAKARTA – Partai Demokrat (PD) menjelaskan maksud Waketum PD Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas soal koalisi besar untuk memenangkan 2024 dan menjalankan pemerintahan. Partai Demokrat menyebut sudah menemukan satu perahu dengan PKS dan NasDem.

“Prinsipnya Partai Demokrat sudah menemukan jalan satu perahu dengan PKS dan NasDem. Tapi nggak cukup bicara itu saja. Kita sudah bicara jauh, kalau capres-cawapres yang kita usung menang, kita juga harus memperluas koalisi itu,” kata Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief kepada wartawan, Jumat (19/8/2022).

Andi Arief menjelaskan maksud Ibas soal koalisi besar itu mengenai setelah capres yang diusung menang. Kekuatan koalisi yang sudah satu perahu tersebut menurut Andi Arief perlu ditambah.

“Mas Ibas mengatakan bahwa butuh koalisi besar, kalau sudah menang nanti capres-cawapres, dalam pengertian bahwa memang tidak harus seperti saat ini tetapi nanti koalisi yang misalkan terjadi antara NasDem, PKS, dan Demokrat, itu harus ditambah nanti, setelah menang. Sebab syarat untuk menang, sudah ada memenuhi, satu perahunya itu sudah ada,” ujar Andi Arief.

Baca Juga :  Partai Demokrat Targetkan 15 Persen Kursi Parlemen pada Pemilu 2024

Ibas, kata Andi Arief, seperti keputusan partai menginginkan juga harus banyak calon. Agar semakin banyak pilihan, sama seperti yang dikatakan NasDem dan partai-partai lain.

“Tapi itu saja tidak cukup nanti kalau setelah menang. Jadi Partai Demokrat ini masih tetap konsisten bersama PKS dan NasDem, cuma dalam pembicaraan-pembicaraan kita juga sudah berpikir nanti kalau sampai capres yang kita usung menang, kita juga berpikir akan menambah koalisi,” ucapnya.

Baca Juga :  Kemendagri Ajak Masyarakat Bersikap Cerdas di Pemilu 2024

Koalisi besar usai capres yang diusung menang, menurut Andi Arief, seperti pengalaman 2004 pemerintahan Presiden RI ke-6 SBY. Pemerintahan awal SBY saat itu tak diusung partai cukup besar, sehingga kekuatan koalisi dilebarkan.

“Itu memang dalam stabilitas pemerintahan perlu komponen parlemen yang cukup besar, pada wak itu ada dinamika. Jadi tolong dibedakan pendapat Mas Ibas itu, supaya jangan salah mengerti, karena yang dimaksud Mas Ibas adalah sebelum dan sesudah menang,” imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Acehzone.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Acehzone.com”, caranya klik link https://t.me/acehzone, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Share :

Baca Juga

KPU RI ajak akdemisi dan mahasiswa bentuk kampung anti politik uang Acehzone.com

Pemilu

KPU RI ajak akdemisi dan mahasiswa bentuk kampung anti politik uang
Komisi 1 DPRA Ingatkan KPU Kuota Caleg Parlok di Aceh 120 Persen Acehzone.com

Aceh

Komisi 1 DPRA Ingatkan KPU Kuota Caleg Parlok di Aceh 120 Persen
Tinggal Tunggu Waktu, Koalisi Partai NasDem, Demokrat, dan PKS Segera Rampung Acehzone.com

Pemilu

Tinggal Tunggu Waktu, Koalisi Partai NasDem, Demokrat, dan PKS Segera Rampung
Usia Minimal 21 Tahun dan Tamat SMA Jadi Syarat Calon Anggota DPR di Pemilu 2024 Acehzone.com

Pemilu

Usia Minimal 21 Tahun dan Tamat SMA Jadi Syarat Calon Anggota DPR di Pemilu 2024
KPU Usul Pilkada Dimajukan ke September 2024 Acehzone.com

Pemilu

KPU Usul Pilkada Dimajukan ke September 2024
Jadwal Pilkada Diutak-atik Lagi? Acehzone.com

Pemilu

Jadwal Pilkada Diutak-atik Lagi?
Ini Lima Instruksi Presiden Terkait Pemilu 2024 Acehzone.com

Pemilu

Ini Lima Instruksi Presiden Terkait Pemilu 2024
Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula, KIP Lhokseumawe Optimalkan Kampanye di Media Sosial Acehzone.com

Pemilu

Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula, KIP Lhokseumawe Optimalkan Kampanye di Media Sosial