Home / Lingkungan / Nusantara

Kamis, 10 November 2022 - 11:35 WIB

FJL Desak Polda Aceh Usut Perambah Hutan Ilegal

ACEHZONE.com | BANDA ACEH – Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh mendesak Polda Aceh untuk mengusut pelaku perambahan hutan di Aceh, khususnya area pembangunan jalan Jantho- Lamno yang ditemukan oleh Satgas Hutan Lestari.

Kepala Departemen Program, Advokasi dan Monitoring FJL Aceh, Munandar Syamsudin, mengatakan penegakan hukum menjadi salah satu instrumen melindungi hutan dan alam Aceh dari kerusakan.

“Temuan Satgas Hutan Lestari tidak mengejutkan sebab perambahan hutan Aceh terjadi lebih masif dari yang mereka temukan itu. Namun temuan mereka telah memperkuat fakta adanya perambahan hutan,” kata Munandar, Kamis (10/11).

Polda Aceh sebelumnya mengeluarkan siaran pers terkait temuan hutan yang telah gundul di kawasan pembangunan jalan Jantho – Lamno. Berdasarkan foto yang diambil melalui udara memperlihatkan sepetak hutan yang gundul.

Baca Juga :  27 Gampong di Aceh Utara Terendam Banjir

“Kami berharap Polda Aceh untuk mengusut siapa pelaku perambahan hutan yang ditemukan dalam pemantauan itu,” katanya.

Menurut Munandar, jika tidak ditindaklanjuti, temuan itu tidak akan berefek pada upaya menjaga kelestarian hutan Aceh.

Merujuk pada data Yayasan Hutan Alam Lingkungan Aceh selama 2017 hingga 2019, Aceh kehilangan tutupan hutan 48.031 hektar. Beberapa titik deforestasi berada di Aceh Timur, Aceh Tamiang, dan Aceh Tengah. “Namun selama ini penegakan hukum masih lemah,” ujarnya.

Munandar mengapresiasi upaya Polda Aceh dalam memantau kondisi hutan Aceh melalui udara. ia berharap kegiatan tersebut dilakukan berkala ke banyak kawasan, tidak hanya dilakukan di wilayah Jalan Jantho – Lamno saja, baik di lokasi tambang ilegal dan alih fungsi lahan menjadi perkebunan.

Baca Juga :  Waspada.id Rayakan HUT Ke 3 Bersama Jajaran Redaksi Dan Anak Yatim

“Pemantauan juga dilakukan seperti di wilayah Geumpang, Geureudong Pase, Beutong, Rawa Singkil, Aceh Tamiang, dan Aceh Tengah,” jelasnya.

Bahkan, kata Munandar, Polda Aceh juga menyebutkan dari 87 panglong kayu di Aceh sebagian tidak berizin. Menurutnya panglong tidak berizin harus ditindak secara hukum.

“Sementara panglong yang memiliki izin harus dipastikan kayu yang mereka perjualbelikan bukan kayu illegal,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Presiden Jokowi: Perketat pengawasan obat terkait kasus ginjal akut Acehzone.com

Nusantara

Presiden Jokowi: Perketat pengawasan obat terkait kasus ginjal akut
KIP Aceh akan Buka Rekrutmen PPK dan PPS Acehzone.com

Nusantara

KIP Aceh akan Buka Rekrutmen PPK dan PPS
Sabang Butuh Arsitek Andal, Gerak Bersama Bangun Kota Wisata Acehzone.com

Nusantara

Sabang Butuh Arsitek Andal, Gerak Bersama Bangun Kota Wisata
Kapal Trawl Akan Ditindak Acehzone.com

Nusantara

Kapal Trawl Akan Ditindak
Kepala Kantor Kemenag Seluruh Aceh Datangi FKIP USK Acehzone.com

Info Kampus

Kepala Kantor Kemenag Seluruh Aceh Datangi FKIP USK
Sepanjang 2022, Gempa Landa Lhokseumawe - Aceh Utara Capai 5 Kali Acehzone.com

Nusantara

Sepanjang 2022, Gempa Landa Lhokseumawe – Aceh Utara Capai 5 Kali
Gelar Pekan Tari Gunongan, Disbudpar Aceh Ajak Pengunjung Telusuri Taman Bermain Permaisuri Acehzone.com

Nusantara

Gelar Pekan Tari Gunongan, Disbudpar Aceh Ajak Pengunjung Telusuri Taman Bermain Permaisuri
Massa Tolak BBM Naik Kuasai Gedung DPRA Acehzone.com

Nusantara

Massa Tolak BBM Naik Kuasai Gedung DPRA