Home / Nusantara

Selasa, 15 November 2022 - 08:23 WIB

BPBA Wujudkan Keluarga Tangguh Bencana Melalui Jambore

ACEHZONE.com | BANDA ACEH – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyelenggarakan Jambore Keluarga Tangguh Bencana (Katana) tahun 2022 di Pantai Alue Naga, Banda Aceh, 14-16 November 2022.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Pelaksana BPBA, Dr. Ir. Ilyas, MP yang diwakili Sekretaris BPBA, Ir. Muhammad Syahril, MM pada Senin (14/11/2022).

Muhammad Syahril dalam sambutannya mengharapkan jambore ini dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan ketangguhan keluarga dalam menghadapi bencana.

“Seandainya saja warga Aceh mengetahui dan memahami risiko serta bagaimana mereka merespon, korban tidak akan banyak seperti saat tsunami tahun 2004 silam,” ungkap Syahril.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 7,9 Guncang Maluku Tenggara Barat, Berpotensi Tsunami

Menurut Syahril, pengetahuan kebencanaan menjadi sangat penting sebagai salah satu tahap menuju Katana. Selanjutnya setiap keluarga diharapkan memiliki rencana darurat keluarga yang dapat dipraktikkan.

Syahril juga meminta bahwa setiap masyarakat harus siaga setiap saat dan di mana pun berada.

“Pada akhirnya, kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang aktif terlibat dalam acara tersebut seperti geuchik dan warga setempat yang telah mengizinkan wilayahnya sebagai tempat penyelenggaraan Jambore Katana,” katanya.

Kasi Kesiapsiagaan BPBA, Fazli, SKM, M.Kes dalam laporannya mengatakan, kegiatan tersebut melibatkan 80 peserta berasal dari Gampong Tibang, Gampong Alue Naga, Gampong Deah Raya dan Gampong Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.

Baca Juga :  Cabdin Bireuen Bantu 1 Ton Beras Untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

“Kami menghadirkan narasumber berasal dari BPBA, Dinkes Aceh, SAR Aceh, FPRB- Aceh dan Psikodista Banda Aceh serta fasilitator berasal dari BPBA dan FPRB Aceh,” kata Fazli.

Fazli menambahkan bahwa nantinya akan ada sesi pemaparan materi terkait penanggulangan bencana, sesi tanya jawab dan permainan edukasi penanggulangan bencana.

“Mengingat bahwa keluarga merupakan kelompok terkecil yang paling rentan menderita karena bencana, oleh karena itu, mereka diharapkan untuk mampu menghindari atau mengurangi risiko bencana,” kata Fazli.

Share :

Baca Juga

Ratusan Keuchik Dari Bireuen Silaturahmi dengan HRD di Senayan Acehzone.com

Nusantara

Ratusan Keuchik Dari Bireuen Silaturahmi dengan HRD di Senayan
Gempa Bumi Tektonik M6,4 Guncang Kepulauan Mentawai Acehzone.com

Nusantara

Gempa Bumi Tektonik M6,4 Guncang Kepulauan Mentawai
Harga BBM Non Subsidi Pertamina di Seluruh SPBU Resmi Turun! Acehzone.com

Nusantara

Harga BBM Non Subsidi Pertamina di Seluruh SPBU Resmi Turun!
BMA Respon Kebutuhan Mendesak Masyarakat Lewat Layanan BaGAH Acehzone.com

Nusantara

BMA Respon Kebutuhan Mendesak Masyarakat Lewat Layanan BaGAH
Aceh Tamiang Menangis, Banjir Kian Meninggi Acehzone.com

Nusantara

Aceh Tamiang Menangis, Banjir Kian Meninggi
Siap Siap Masa Jabatan Kades Satu Priode 9 Tahun, 3 Persen Dari DD Dapat Digunakan Biaya Operasional Desa Acehzone.com

Jurnalis Gampong

Siap Siap Masa Jabatan Kades Satu Priode 9 Tahun, 3 Persen Dari DD Dapat Digunakan Biaya Operasional Desa
Gempa Magnitudo 6,4 SR Guncang Provinsi Aceh Pagi Ini 24 September 2022 Acehzone.com

Nusantara

Gempa Magnitudo 6,4 SR Guncang Provinsi Aceh Pagi Ini 24 September 2022
Anggota DPRA Minta Kurikulum Dayah Terpadu Dirancang dan Dikembangkan Secara Sistematis Acehzone.com

Nusantara

Anggota DPRA Minta Kurikulum Dayah Terpadu Dirancang dan Dikembangkan Secara Sistematis