Home / Pendidikan

Jumat, 9 September 2022 - 09:16 WIB

Akademisi Dorong Mahasiswa Tidak Tinggal Diam Atas Kenaikan Harga BBM

ACEHZONE.COM | MEDAN – Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Islam Negeri Sumut menggelar diskusi publik, Kamis (8/9/2022). Bertajuk Kenaikan Harga BBM: Bela Negara atau Bela Rakyat? Diskusi digelar di Auditorium FIS UINSU Kampus IV Tuntungan.

“Diskusi ini bagian dari langkah pencerdasan bagi kita semua. Salah satu ciri orang cerdas adalah tidak mengklaim sebelum mendiskusikan suatu hal,” kata Dekan FIS UINSU Prof Dr Abdurrahman, M.Pd., saat membuka diskusi. Dia berpesan kepada peserta khususnya mahasiswa yang hadir agar mampu mencermati isu yang berkembang.

“Kita berharap adik-adik mahasiswa bisa berperan aktif dalam diskusi ini serta tidak simpang siur dalam menangkap suatu isu. Jadilah teratai yang bisa terus tumbuh dan berbunga meski dalam air berlumpur sekalipun,” kata Abdurrahman.

Adapun narasumber diskusi, Dr. Faisal Mahrawa,S.IP., M.Si dari Ilmu Politik FISIP USU, Ketua KNPI Sumut Samsir Pohan, Dosen FIS UINSU Rholand Muary, S.Sos., M.Si., Suhaimi Umar Harahap mahasiswa FIS UINSU serta dimoderatori Uswatun Hasanah Harahap, MA.,p dari FIS UINSU serta Kamrusammad Anggota Komisi XI DPR RI secara daring.

Faisal Mahrawa menyebutkan, kenaikan harga BBM berdampak ke berbagai sektor. Dari ekonomi hingga dampak sosial. “Selain harga kebutuhan pokok akan naik, bahkan sudah, juga akan berdampak pada hilangnya pekerjaan masyarakat,” kata Faisal. Untuk itu, Faisal mengajak mahasiswa untuk tidak berdiam diri pada persoalan dan kebijakan pemerintah yang menyengsarakan rakyat.

Baca Juga :  Melihat Kurikulum Merdeka untuk SLB, Ada Mapel dengan Porsi Paling Besar

“Kalau mahasiswa sudah diam, maka kehancuran negeri ini tinggal menunggu waktu,” tukas Faisal. Sementara itu, Ketua DPD KNPI Sumut berharap mahasiswa mampu adaptif terhadap persoalan yang berkembang.

“Kenaikan harga BBM harus bisa, sikap kita dari yang apatis menjadi kritis memandang suatu hal. Jangan datang ke sini hanya karena disuruh dosen. Meskipun begitu, cobalah untuk kritis memandang suatu hal,” kata Samsir.

Baca juga : DPRK Aceh Utara dukung mahasiswa tolak kenaikan harga BBM

Di sisi lain, Dosen FIS UINSU Rholand Muary mengatakan kenaikan harga BBM menyisakan efek domino, terutama harga kebutuhan pokok.

“Ini menjadi bias dengan program pemulihan ekonomi nasional yang gencar disuarakan pemerintah,” kata Rholand. Rholand menduga ada invisible hand yang mengakali hingga mampu mengendalikan kenaikan harga BBM dalam negeri di tengah turunnya harga minyak dunia.

BARIS IKLAN :
Jasa Pengiriman Mobil ke Seluruh Indonesia

Belanja Online, PASTI MURAH

“Pemerintah sebaiknya fokus pada bagaimana BBM subsidi tepat sasaran,” ujar Rholand.

Sedangkan Suhaimi Umar Harahap dari kalangan mahasiswa menilai dampak lain dari kenaikan harga BBM adalah bahwa rakyat sedang memperebutkan ruang hidup.

“Eksesnya kita sedang berebut ruang hidup khususnya di perkotaan,” ujar Suhaimi. Suhaimi juga menilai pemerintah terkesan bermain pada wilayah abu-abu soal kebijakan kenaikan harga BBM subsidi. “Publik sering disuguhi data bahwa kita mengimpor minyak dari luar karena konsumsi dasar kita melebihi produksi minyak dalam negeri.

Baca Juga :  290 Mahasiswa Terima Beasiswa MPD Aceh Utara

Namun di sisi lain pemerintah malah membuka pintu seluas-luasnya masyarakat untuk berbondong-bondong membeli mobil dengan kebijakan DP nol persen dan relaksasi PPn BM,” kata Suhaimi.

Suhaimi juga menyinggung kebijakan pemerintah membagikan BLT kepada masyarakat sebagai kompensasi kenaikan harga BBM. “Ini uang kita, bukan pemerintah yang memberi. Selain mahasiswa, saya adalah pengemudi ojek online. Kalau kita gak bayar pajak kendaraan, akun kita gak bisa aktif. Kompensasi itu jangan diklaim dari pemerintah. Meskipun saya sendiri kurang sepakat dengan kebijaka BLT itu,” tegas Suhaimi.

Pembicara terakhir, Anggota Komisi XI DPR Kamrusammad mendorong pemerintah mampu mengendalikan distribusi BBM subsidi. “Pertamina harus mampu mengendalikan subsidi BBM sehingga tepat sasaran,” kata Anggota Fraksi Gerindra tersebut. Dia juga mendorong agar pemerintah memperluas jumlah penerima BLT kompensasi kenaikan harga BBM ini.

“Jangkauan diperluas serta durasinya juga ditambah hingga enam bukan ke depan,” tukas Kamrusamad yang juga sedang mengikuti rapat di DPR RI.

BARIS IKLAN :
ITBOX Solusi Pintar Belajar Digital

Cara Menghasilkan Uang dari Internet Marketing

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Acehzone.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Acehzone.com”, caranya klik link https://t.me/acehzone, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Share :

Baca Juga

Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian USK Sepakat Damai Acehzone.com

Pendidikan

Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian USK Sepakat Damai
Kemendikbudristek Luncurkan Program Sekolah Sehat Acehzone.com

Pendidikan

Kemendikbudristek Luncurkan Program Sekolah Sehat
Generasi Muda Berperan Besar Tolak Narasi Kontra Ideologi di Ranah Digital Acehzone.com

Pendidikan

Generasi Muda Berperan Besar Tolak Narasi Kontra Ideologi di Ranah Digital
26 Sekolah Terpencil di Aceh Utara Ikut AKM di Tempat Lain, Akibat Tidak Terjangkau Internet Acehzone.com

Pendidikan

26 Sekolah Terpencil di Aceh Utara Ikut AKM di Tempat Lain, Akibat Tidak Terjangkau Internet
Akademisi sarankan anak muda kurangi akses media sosial cegah FOMO Acehzone.com

Nusantara

Akademisi sarankan anak muda kurangi akses media sosial cegah FOMO
UNAYA Akan Kembali Melaksanakan Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu IV Tahun 2022 Acehzone.com

Info Kampus

UNAYA Akan Kembali Melaksanakan Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu IV Tahun 2022
Pemanfaatan Digital Marketing Di Era Digitalisasi Acehzone.com

Aceh

Pemanfaatan Digital Marketing Di Era Digitalisasi
Ini Dampaknya, Jika Inti Bumi Berhenti Berputar dan Balik Arah Acehzone.com

Pendidikan

Ini Dampaknya, Jika Inti Bumi Berhenti Berputar dan Balik Arah