Home / Lingkungan / Nusantara

Jumat, 2 September 2022 - 06:58 WIB

Aceh Masih Berpotensi Banjir dan Angin Kencang

ACEHZONE.COM | BANDA ACEH – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, mencatat saat ini Aceh mulai memasuki masa peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan.

Masuk masa peralihan, intensitas hujan sedang hingga lebat lebih sering terjadi di hampir seluruh wilayah di Aceh.

Kasi Data BMKG Kelas 1 SIM, Zakaria Ahmad mengatakan, hal tersebut diakibatkan tumbuhan awan-awan konfektif dan cummolonimbus di Aceh.

“Jadi kita perkirakan untuk dua tiga hari ke depan, hampir seluruh wilayah di Aceh akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” kata Zakaria saat dihubungi Serambi, Kamis (1/9/2022).

Ia mengatakan, potensi hujan sedang hingga lebat itu meliputi Aceh Tamiang, Aceh Utara, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tengah, Aceh Barat, Aceh Selatan, Singkil dan Subulussalam.

Baca Juga :  Aksi Lanjutan Tolak BBM, 7 Ribu Buruh Akan Gereduk Istana 4 Oktober

besar terjadi hujan lebat hingga sedang, juga agar lebih waspada akan potensi banjir dan tanah longsor.

Tanah longsor juga berpotensi terjadi di area Aceh Tenggara.

Kemudian untuk Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Sabang dan Aceh Jaya berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang.

“Maka dari itu kita imbau masyarakat agar lebih waspada akan potensi banjir, tanah longsor hingga angin kencang,” sebutnya.

Zakaria juga menghimbau agar masyarakat waspada akan potensi angin kencang dan gelombang tinggi di hampir seluruh wilayah di Aceh.

Untuk kecepatan angin, kata Zakaria, masyarakat perlu waspada ketika ada pertumbuhan debit awan cumulonimbus dengan cepat.

Hal itu berpotensi terjadi angin kencang disertai petir.

“Kalau rata-rata sekarang kecepatan angin antara 8 knots-20 knots.

Baca Juga :  Pekan Tari Gunongan Berlangsung Meriah, Kawula Muda hingga Keluarga Padati Situs Sejarah Gunongan

Tapi ketika ada awan CB itu bisa berpotensi angin kencang hingga kecepatan 60 kilometer/jam,” jelasnya.

Sementara untuk gelombang laut di daerah perairan Selat Malaka ketinggian gelombang antara 0,5-2,5 meter, bagian perairan utara Sabang antara 1,25 hingga 4 meter, dan juga wilayah Samudra Hindia Barat Aceh dengan ketinggian 1,25 hingga 4 meter.

“Kalau penyeberangan laut seperti Simeulue dan Sabang ketinggian gelombang rendah hingga menengah antara 1,25 hingga 2 meter,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Acehzone.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Acehzone.com”, caranya klik link https://t.me/acehzone, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Baca : Ads –  Jasa Pengiriman Mobil ke Seluruh Indonesia

Baca : Cara Menghasilkan Uang dari Internet Marketing

Share :

Baca Juga

Terkait Pengadaan Ekatalog, LUHUT SEBUT EKATALOG ‘SARANG’ KORUPSI Acehzone.com

Ekonomi

Terkait Pengadaan Ekatalog, LUHUT SEBUT EKATALOG ‘SARANG’ KORUPSI
Waspadai Angin Kencang di Wilayah Aceh Acehzone.com

Nusantara

Waspadai Angin Kencang di Wilayah Aceh
Aspikom Aceh Desak Kemenpan RB Agar Dosen Non PNS Diangkat Menjadi PPPK Acehzone.com

Nusantara

Aspikom Aceh Desak Kemenpan RB Agar Dosen Non PNS Diangkat Menjadi PPPK
Aksi Lanjutan Tolak BBM, 7 Ribu Buruh Akan Gereduk Istana 4 Oktober Acehzone.com

Nusantara

Aksi Lanjutan Tolak BBM, 7 Ribu Buruh Akan Gereduk Istana 4 Oktober
Erick Thohir jangan menjadikan PSSI sebagai Loncatan Politik Acehzone.com

Nusantara

Erick Thohir jangan menjadikan PSSI sebagai Loncatan Politik
Hasil Seleksi Administrasi PPPK Teknis 2022 di Umumkan Hari Ini Acehzone.com

Aceh

Hasil Seleksi Administrasi PPPK Teknis 2022 di Umumkan Hari Ini
Aceh berpotensi hujan lebat berangin kencang Acehzone.com

Lingkungan

Aceh berpotensi hujan lebat berangin kencang
Penduduk Miskin di Aceh Terus Bertambah Acehzone.com

Aceh

Penduduk Miskin di Aceh Terus Bertambah